Cover Banner (1640 × 624 piksel)



"Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pengajaran yang baik, dan berdebatlah dengan mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang lebih mengetahui siapa yang sesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui siapa yang mendapat petunjuk." (QS. an-Nahl :125)
Respons Disrupsi Digital, Ketum MUI Jabar Sebut Infokom Sebagai Kekuatan Strategis Baru Ulama
BANDUNG, MUI JABAR – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Barat melalui Komisi Informasi, Komunikasi, dan Digitalisasi (Infokom Digi) menggelar rapat koordinasi di Kantor MUI Jawa Barat pada tanggal 22 Mei 2026. Pertemuan strategis ini turut dihadiri oleh Ketua Umum MUI Jawa Barat Dr. KH. Aang Abdullah Zein, M.Pd dan Sekretaris Umum MUI Jawa Barat, Drs. H. Jamjam Erawan, M.A.P. Agenda tersebut secara resmi dibuka oleh Sekretaris Komisi Infokom, Dr. Heri Kuswara, M.Kom., yang mengawali rangkaian acara dengan sesi perkenalan seluruh anggota yang hadir. Ketua Umum MUI Jawa Barat turut memberikan sambutan dan arahan kebijakan. Dalam pemaparannya, beliau mengingatkan kembali muruah kelembagaan bahwa MUI merupakan wadah berkumpulnya para ulama yang mengemban tiga fungsi utama: Shodiqul Hukumah, Himayatul Ummah, dan Khodimul Ummah. Ketua Umum MUI Jawa Barat, Dr. KH. Aang Abdullah Zein, M.Pd., hadir langsung memberikan arahan kebijakan. Dalam pemaparannya, beliau mengingatkan kembali marwah kelembagaan bahwa MUI merupakan wadah berkumpulnya para ulama yang mengemban tiga fungsi utama: Shodiqul Hukumah, Himayatul Ummah, dan Khodimul Ummah. Beliau menjelaskan bahwa tantangan dakwah saat ini telah bergeser ke ruang siber. Oleh karena itu, kehadiran lini media menjadi sangat krusial sebagai instrumen penguat organisasi. “Seiring perkembangan zaman, kekuatan MUI saat ini bertambah, yaitu Infokom,” tegasnya di hadapan para pengurus. Komisi Infokom memegang tugas krusial untuk meluruskan berbagai narasi negatif yang beredar di masyarakat. Guna merealisasikan amanah besar tersebut, beliau menegaskan bahwa Infokom harus memiliki kendali jaringan yang sangat kuat untuk mengendalikan arus informasi. Kebut Pembuatan Podcast dan Optimalisasi Portal Web Merespons arahan pimpinan, Ketua Komisi Infokom MUI Jawa Barat, Dr. Deden Nasihin, M.Kp., langsung memaparkan rancangan program kerja awal komisi. Pihaknya menargetkan pergerakan yang taktis dan adaptif terhadap tren digital. "Kita harus segera mempunyai podcast (siniar) dan mulai aktif berkolaborasi dengan semua komisi, lembaga, dan badan di lingkungan MUI," papar Dr. Deden. Ia juga menginstruksikan jajarannya untuk terus memperkuat seluruh lini media sosial yang dimiliki oleh MUI Jawa Barat. Dalam draf action plan tahun 2026 yang disampaikan, Komisi Infokom memetakan program kerja ke dalam tiga klasifikasi utama, yakni:
  • Program Unggulan: Berfokus pada optimalisasi platform cyber penyiaran MUI serta produksi konten kelembagaan. Pada tahun 2027, program ini ditargetkan bermuara pada integrasi lini massa lintas MUI se-Jawa Barat.
  • Program Prioritas: Mengedepankan pelatihan literasi digital sekaligus penguatan kapasitas SDM pengurus. Langkah tindak lanjut pada 2027 difokuskan pada pendalaman materi dan evaluasi dampak pelaksanaan.
  • Program Rintisan: Mencakup perancangan portal terpadu, penyusunan website MUI, serta pembangunan web center. Rintisan ini akan dikembangkan lebih jauh pada 2027 melalui penambahan fitur kolaborasi dan digitalisasi sistem dokumentasi.
E. Wifky Afandi (Infokom MUI Jabar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *