Cover Banner (1640 × 624 piksel)



"Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pengajaran yang baik, dan berdebatlah dengan mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang lebih mengetahui siapa yang sesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui siapa yang mendapat petunjuk." (QS. an-Nahl :125)
Matangkan Program Kerja 2026, LSBPI MUI Jabar Siap Gelar Festival Seni Islami di Masjid Raya Al-Jabbar

BANDUNG, MUI JABAR – Lembaga Seni Budaya dan Peradaban Islam (LSBPI) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Barat terus bergerak mengoptimalkan syiar dakwah melalui pendekatan kultural. Guna mematangkan langkah tersebut, jajaran pengurus LSBPI MUI Jabar menggelar rapat koordinasi strategis di Kantor MUI Jawa Barat, Kota Bandung, pada Rabu (22/7/2026).

Rapat yang berlangsung khidmat ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan, di antaranya Ketua Bidang Seni Budaya MUI Jabar KH. Ahmad Husen Jali, Sekretaris Bidang KH. Rif'at Aby Syahid, Ketua LSBPI MUI Jabar Aden Syarif Muchtar, S.Pd., Sekretaris LSBPI Kyai Asrofil Anam, beserta sejumlah anggota pengurus lainnya.

Agenda utama pertemuan ini memfokuskan pembahasan pada arah kebijakan organisasi, penguatan program dakwah kultural, serta perumusan rencana kegiatan prioritas yang akan dieksekusi pada periode 2026–2027.

Tiga Program Prioritas Dakwah Kultural

Dari hasil musyawarah yang menampung berbagai masukan strategis para pengurus, LSBPI MUI Jawa Barat telah menetapkan tiga agenda besar yang akan menjadi fokus utama lembaga pada tahun ini. Ketiga program tersebut meliputi:

  1. Pameran Seni: Sebuah ruang apresiasi visual yang akan menampilkan berbagai karya seni dan kebudayaan Islami hasil kreativitas seniman Muslim.
  2. Pentas dan Festival Seni: Ajang unjuk gigi dan silaturahim kebudayaan yang akan melibatkan partisipasi aktif para seniman, budayawan, serta santri di Jawa Barat.
  3. Pelatihan Seni, Sastra, dan Budaya Islam: Program edukasi dan pembinaan yang dirancang khusus untuk meningkatkan kapasitas serta literasi seni peserta agar tetap bernapas pada nilai-nilai tauhid dan syariat.

Menariknya, ketiga rangkaian kegiatan berskala besar tersebut direncanakan akan diselenggarakan secara terpusat di kawasan ikonik Masjid Raya Al-Jabbar, Kota Bandung, pada bulan Oktober 2026 mendatang.

Pemilihan Masjid Raya Al-Jabbar sebagai lokasi acara diharapkan mampu menarik antusiasme masyarakat luas, sekaligus menegaskan peran masjid sebagai pusat peradaban dan kebudayaan Islam.

Pembentukan Panitia dan Tindak Lanjut

Guna memastikan seluruh persiapan berjalan matang, lancar, dan terukur, rapat dewan pengurus secara resmi menetapkan Bapak Bambang Melga untuk menakhodai kepanitiaan sebagai Ketua Panitia Pelaksana (Organizing Committee).

Menindaklanjuti penetapan struktur panitia ini, LSBPI MUI Jabar akan segera menjadwalkan rapat lanjutan. Pertemuan teknis tersebut nantinya akan membedah persiapan secara lebih komprehensif, mulai dari penyusunan konsep acara, tata waktu (timeline), rancangan pembiayaan, strategi publikasi, hingga koordinasi lintas sektoral dengan berbagai pihak terkait.

Ketua LSBPI MUI Jabar, Aden Syarif Muchtar, menutup rapat dengan harapan besar agar seluruh jajaran pengurus dapat terus solid, berpartisipasi aktif, dan memberikan dukungan penuh.

Sinergi yang kuat di internal lembaga diyakini akan menjadi kunci suksesnya implementasi program kerja LSBPI MUI Jawa Barat, sehingga ikhtiar pengembangan seni, sastra, dan peradaban Islam ini dapat memberikan manfaat yang luas dan nyata bagi masyarakat Jawa Barat. E. Wifky Afandi (Infokom MUI Prov. Jabar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *