Cover Banner (1640 × 624 piksel)



"Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pengajaran yang baik, dan berdebatlah dengan mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang lebih mengetahui siapa yang sesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui siapa yang mendapat petunjuk." (QS. an-Nahl :125)
Akselerasi Jabar Bersih Narkoba, GANNAS ANNAR MUI Jabar Perkuat Struktur dan Evaluasi Program Prioritas

BANDUNG, MUIJABAR – Gerakan Nasional Anti Narkoba (GANNAS ANNAR) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Barat terus merapatkan barisan dalam upaya pencegahan dan penanggulangan bahaya penyalahgunaan narkotika. Guna memaksimalkan langkah strategis tersebut, GANNAS ANNAR MUI Jabar menggelar rapat evaluasi sekaligus penyesuaian kepengurusan pada Senin (27/7/2026).

Rapat yang berlangsung sejak pukul 13.00 hingga 17.00 WIB di Kantor MUI Provinsi Jawa Barat ini membahas sejumlah agenda krusial, mulai dari sinkronisasi struktur organisasi, pelaporan program kerja, hingga penetapan target prioritas di penghujung tahun.

Penyesuaian Struktur Kepengurusan

Agenda pertama difokuskan pada penyesuaian struktur kepengurusan GANNAS ANNAR MUI Jabar agar selaras dengan nomenklatur kepengurusan GANNAS ANNAR MUI Pusat. Langkah ini diambil sebagai upaya memperkuat peran manajerial dan fungsional organisasi.

Beberapa penyempurnaan struktur yang disepakati meliputi penambahan posisi Bendahara serta pengklasifikasian divisi menjadi empat bidang utama yang lebih terarah, yaitu:

  1. Bidang Pelatihan, Sosialisasi, dan Edukasi
  2. Bidang Konseling dan Rehabilitasi
  3. Bidang Pemberdayaan dan Kerja Sama Kelembagaan
  4. Bidang Humas, Publikasi, dan Dokumentasi

Capaian Kinerja dan Rencana Pusat Rehabilitasi

Dalam rapat tersebut, jajaran pengurus juga memaparkan laporan kegiatan serta evaluasi program-program yang telah sukses direalisasikan. Beberapa rekam jejak pengabdian yang menjadi sorotan antara lain:

  • Sinergi Kelembagaan: Melaksanakan audiensi strategis dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Barat.
  • Literasi Digital: Membangun dan mengaktifkan platform media sosial sebagai sarana kampanye antinarkoba bagi generasi milenial dan Gen Z.
  • Edukasi Akar Rumput: Masif menggelar sosialisasi bahaya narkoba yang menyasar pondok pesantren, masjid, sekolah, hingga perguruan tinggi.
  • Ekspansi Kepengurusan: Melakukan sosialisasi pembentukan kepengurusan GANNAS ANNAR di 10 kabupaten/kota, di mana 1 kabupaten telah resmi dibentuk dan mengantongi Surat Keputusan (SK).

Tidak kalah penting, GANNAS ANNAR MUI Jabar juga tengah mengawal pembicaraan serius dengan BNN terkait rencana perintisan dan pendirian fasilitas tempat rehabilitasi khusus bagi korban penyalahgunaan narkotika di wilayah Jawa Barat.

Akselerasi Daerah dan Prinsip Kemandirian

Memasuki paruh kedua tahun ini, rapat menetapkan bahwa program prioritas terdekat adalah Akselerasi Pembentukan GANNAS ANNAR MUI Kota dan Kabupaten se-Jawa Barat. Organisasi menargetkan, pada akhir tahun 2026, seluruh cabang di tingkat kabupaten/kota sudah terbentuk secara merata agar daya gedor pencegahan narkoba semakin masif.

Terkait dukungan operasional, pengurus bersepakat untuk terus berikhtiar mencari sumber pendanaan yang halal dan tidak mengikat demi kelancaran program. Meskipun demikian, GANNAS ANNAR MUI Jabar memegang teguh prinsip kemandirian dan militansi dakwah: "Tidak ada bantuan, program tetap jalan; ada bantuan, program lebih lancar berjalan."

Melalui semangat ikhlas beramal dan sinergi bersama seluruh elemen masyarakat, GANNAS ANNAR MUI Jawa Barat optimistis visi besar mewujudkan Jawa Barat Istimewa Bersih dari Narkoba dapat segera terwujud. E. Wifky Afandi (Infokom MUI Prov. Jabar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *