Cover Banner (1640 × 624 piksel)



"Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pengajaran yang baik, dan berdebatlah dengan mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang lebih mengetahui siapa yang sesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui siapa yang mendapat petunjuk." (QS. an-Nahl :125)
Puncak Peringatan Harlah ke-51 MUI Provinsi Jawa Barat: Momentum Refleksi Sejarah dan Sinergi Keumatan
BANDUNG, MUIJABAR - Kabupaten Bandung, Jumat 31 Juli 2026, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Barat menggelar resepsi puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) MUI ke-51 di Yayasan Pendidikan Islam Syamsul Ma'arif (Yapisa) Ciburial Cileunyi Kabupaten Bandung pada Jumat (31/7/2026). Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan Pengajian Bulanan, Ziarah, serta Napak Tilas Pendiri MUI Jabar yakni almagfurlah KH R Sudja'i. Dalam sambutannya, Ketua Umum MUI Provinsi Jawa Barat, Dr. K.H. Aang Abdullah Zein, M.Pd.I., menegaskan bahwa keberadaan MUI hari ini tidak lepas dari jasa dan rekam jejak perjuangan para pendahulu. Oleh karena itu, momentum Harlah MUI ke-51 dimaknai dengan merefleksikan nilai-nilai sejarah dan meneladani kegigihan para ulama pendiri. "Adanya kita hari ini karena adanya mereka di hari kemarin. Sebodoh-bodohnya anak adalah yang tidak mengingat jasa orang tuanya. Melalui napak tilas dan manaqib ini, kita gali sejarahnya, kita ambil semangatnya, dan kita raih keberkahannya," ujarnya. ​​​​​​​Dr. K.H. Aang Abdullah Zein, M.Pd.I., menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen sebagai lembaga inklusif yang menaungi seluruh elemen umat tanpa membeda-bedakan latar belakang ormas. "MUI itu tidak eksklusif, melainkan tenda besar bagi seluruh ormas Islam di Jawa Barat. Di dalam MUI terdapat berbagai ormas, perguruan tinggi, pesantren, dan elemen masyarakat. Prinsip kita: perbanyak sahabat, jauhi perselisihan. Ingat, dulur sarebu kurang keneh, musuh hiji loba teuing, lebih baik perbanyak sahabat jauhan pipaseaeun deukeutan piduiteun, Sehingga kita bisa bangkit dan maju bersama MUI dengan tagar khidmah ulama untuk Jawa Barat istimewa," tegasnya. Pada kesempatan yang sama, Gubernur Jawa Barat yang diwakili oleh Asisten Daerah 1 Setda Pemprov Jabar, Dr. K.H. Asep Kusmana, M.Si., mengapresiasi atas kontribusi MUI yang telah membersamai bangsa selama lebih dari setengah abad. Menurutnya, MUI selalu hadir sebagai penyejuk di tengah dinamika dan penjaga moral spiritual masyarakat. "Pemerintah Provinsi Jawa Barat selalu membuka pintu seluas-luasnya untuk mendengar nasihat para ulama serta berjalan berdampingan dengan MUI demi mewujudkan masyarakat yang adil, makmur, bermoral, dan istimewa lahir batin," ungkap Asep Kusmana saat membacakan pesan Gubernur. Sinergi keumatan juga ditegaskan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, H. Dudu Rohman, S.Ag., M.Si.. Dalam kesempatan itu, ia menyoroti pentingnya peran ulama dalam mendampingi masyarakat menghadapi berbagai tantangan sosial kontemporer, seperti ketahanan keluarga, pencegahan perpecahan, hingga isu maraknya judi online dan degradasi moral. Selaku tuan rumah, Pengasuh Yapisa sekaligus Wakil Ketua Umum MUI Provinsi Jawa Barat Dr. K.H. Asep Zaenal Muttaqien, S.T., M.Ag., berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah hadir dan ikut menyukseskan kegiatan tersebut. "Kami mengaturkan banyak terima kasih kepada seluruh panitia, baik panitia dari MUI Jawa Barat maupun panitia lokal yang melibatkan pesantren, melibatkan MUI Cileunyi, dan seluruh pihak-pihak yang mohon maaf tidak bisa kami menyebutnya satu persatu atas segala  pengorbanan dan pengabdian yang luar biasa dalam khidmah kepada MUI Jawa Barat, Jazaakumullahu Ahsanal Jaza," ​​​​​​​tuturnya. Sebagai informasi, rangkaian Harlah ke-51 MUI tingkat Jawa Barat diawali dengan berziarah ke makam pendiri MUI Jawa Barat yakni almaghfurlah KH R Sudja'i dan dilanjutkan dengan silaturahim dengan keluarga almarhum di komplek Pesantren Sindangsari Al-Jawami. Kemudian, acara dilanjutkan dengan Majelis Manaqib Syekh Abdul Qadir Al-Jaelani di YAPISA. Di sela-sela puncak Harlah MUI ke-51, MUI Jawa Barat juga menyerahkan penganugerahan kepada keluarga almarhum para mantan Ketua Umum MUI Jawa Barat dari masa ke masa. Acara tersebut juga dihadiri oleh Wakil Sekjend MUI Pusat Dr. K.H. Ali M Abdillah M.A., pengurus MUI Kabupaten/Kota se-Jawa Barat, jajaran Forkopimda Jabar, Kanwil Kemenag Jabar, Baznas Jabar, pimpinan ormas-ormas Islam, Pondok Pesantren, Forkopimcam Cileunyi serta ratusan santri dan jamaah. Muhammad Rizqy Fauzi, M.Sos. (Infokom MUI Prov. Jabar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *