Bandung — Kegiatan Orientasi Komisi Fatwa MUI Provinsi Jawa Barat Masa Khidmah 2025–2030 M digelar pada Sabtu–Minggu, 2–3 Mei 2026 M/15–16 Dzulqa’dah 1447 H di Aula Lantai 1 Pascasarjana Universitas Islam Nusantara (UNINUS), Bandung. Kegiatan yang mengusung tema “Fatwa Ulama untuk Kemaslahatan Bangsa Menuju Jawa Barat Istimewa” ini diikuti seluruh anggota Komisi Fatwa MUI Provinsi Jawa Barat sebagai bagian dari penguatan peran strategis ulama dalam menjawab persoalan umat.
Pembina Yayasan UNINUS, KH. Aizudduin Abdurrohman, SH, dalam sambutannya menegaskan bahwa orientasi ini menjadi fondasi penting bagi kinerja Komisi Fatwa ke depan. “Orientasi komisi fatwa menjadi tonggak dan landasan komisi fatwa, berbicara komisi berarti berbicara berbagai persoalan yang juga berkaitan dengan halal, ada mandat yang dicantumkan undang-undang khususnya bidang halal di MUI,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara MUI dan institusi pendidikan dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia. Menurutnya, UNINUS sebagai salah satu kampus tertua yang telah berdiri selama 64 tahun memiliki potensi besar untuk bersinergi dengan Komisi Fatwa. “Pertemuan hari ini mudah-mudahan tidak sekadar menjadi silaturahmi, namun juga menjadi silatul a’mal atau kerja sama dalam berbagai bidang. Terus terang UNINUS berharap banyak masukan dari Komisi Fatwa mengingat UNINUS merupakan lembaga pendidikan yang di dalamnya terdapat banyak sekali SDM yang perlu dibimbing dan diarahkan,” katanya.
Lebih lanjut, KH. Aizudduin menambahkan bahwa dinamika halal menjadi isu utama yang dibahas dalam kegiatan ini, seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap kepastian hukum syariah. Ia juga menyampaikan kesiapan UNINUS untuk terus mendukung kegiatan serupa di masa mendatang. “Dinamika halal menjadi topik utama pada hari ini. Bilamana para kiai berkenan mengadakan kegiatan lagi, dengan senang hati kami akan melayani seadanya,” tuturnya.
ditulis oleh Nurkholis, S. Farm., MM (Wakil Sekretaris Komisi Fatwa MUI Jabar)
