Cover Banner (1640 × 624 piksel)



"Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pengajaran yang baik, dan berdebatlah dengan mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang lebih mengetahui siapa yang sesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui siapa yang mendapat petunjuk." (QS. an-Nahl :125)
Komisi Ukhuwah Islamiyah MUI Jabar Kebut Program Strategis Persatuan Umat

BANDUNG – Usai resmi dilantik untuk masa khidmat 2026–2031 pada 19 April 2026 lalu di Masjid Raya Al Jabbar, Komisi Ukhuwah Islamiyah (KUI) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Barat langsung mengambil langkah taktis. Berbekal semangat akselerasi, pengurus KUI langsung "tancap gas" merumuskan dan mengoordinasikan berbagai kegiatan strategis guna memperkuat persatuan umat Islam dan sinergi kebangsaan di Tanah Pasundan.

Sekretaris KUI MUI Jawa Barat, H. Agus HD Idris, menginformasikan bahwa gerak cepat komisi ini dipimpin langsung oleh Ketua KUI MUI Jabar, Prof. Dr. KH. Dindin Solahudin, M.A. Rangkaian koordinasi ini difokuskan pada pemantapan internal dan perumusan agenda prioritas.

Langkah proaktif tersebut diawali tepat pada hari pelantikan (19/4). KUI langsung menggelar Rapat Pleno Perdana dan Ta'aruf. Momen ini dimanfaatkan secara maksimal untuk menyamakan visi-misi antarpengurus baru, sekaligus merumuskan kerangka dasar program kerja komisi.

Fokus Tiga Pilar Ukhuwah

Tidak berhenti sampai di situ, pada Sabtu (2/5/2026), jajaran pengurus KUI kembali menggelar rapat lanjutan di Kantor MUI Jawa Barat. Pertemuan ini difokuskan pada penyusunan Program Kerja Strategis yang menitikberatkan pada tiga pilar utama persaudaraan, yakni:

  • Ukhuwah Diniyyah (Persaudaraan sesama umat Muslim)

  • Ukhuwah Wathaniyah (Persaudaraan dalam bingkai kebangsaan)

  • Ukhuwah Basyariyah (Persaudaraan atas dasar kemanusiaan)

Siapkan Diskusi Panel di Bulan Muharam

Sebagai implementasi terdekat dari program strategis tersebut, KUI MUI Jawa Barat tengah mematangkan rencana penyelenggaraan Diskusi Panel yang insyaallah akan dihelat pada awal bulan Muharam 1448 H mendatang.

Mengangkat tajuk “Strategi Merawat Ukhuwwah Islamiyah di Jawa Barat”, acara ini akan menjadi ruang perjumpaan berbagai elemen umat. KUI akan menghadirkan narasumber dari berbagai organisasi kemasyarakatan Islam di Indonesia sebagai representasi dari keragaman pemikiran dan praktik keagamaan.

Adapun materi pembedahan dalam diskusi panel tersebut akan difokuskan pada tiga aspek krusial:

  1. Eksplorasi Konseptual Nilai-Nilai Ukhuwah.

  2. Perumusan Strategi Penguatan Ukhuwah Islamiyah di Jawa Barat.

  3. Implementasi dan Akselerasi Program Penguatan Ukhuwah Islamiyah di ruang publik.

Menutup keterangannya, H. Agus HD Idris menegaskan bahwa seluruh rangkaian aktivitas KUI ini merupakan bentuk dukungan penuh terhadap visi besar MUI Jawa Barat. Komisi Ukhuwah Islamiyah akan terus menjadi motor penggerak persatuan dengan senantiasa menegaskan seruan mulia: "Bersatu dalam akidah, berjamaah dalam ibadah, toleran dalam khilafiyah, dan bekerja sama dalam dakwah."

(E. Wifky Afandi - Infokom MUI Jabar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *