Cover Banner (1640 × 624 piksel)



"Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pengajaran yang baik, dan berdebatlah dengan mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang lebih mengetahui siapa yang sesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui siapa yang mendapat petunjuk." (QS. an-Nahl :125)
Masjid Raya Al-Jabbar Jadi Lokasi Pelantikan hingga Mukerda Komisi, Lembaga, serta Badan MUI Jawa Barat 2025-2030
Kota Bandung, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat secara resmi mengukuhkan jajaran pengurus Komisi, Lembaga, dan Badan masa khidmah 2025-2030 yang bertempat di Masjid Raya Al-Jabbar, Gedebage, Kota Bandung, pada Ahad (19/4/2026). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemprov Jawa Barat H Asep Sukmana, Staff Khusus (Stafsus) Presiden RI Jendral TNI (Purn) Dudung Abdurrahman, Waketum MUI Pusat KH Marsyudi Syuhud, Wasekjend MUI Pusat KH Ali M Abdillah, Kakanwil Kemenag Jawa Barat H Dudu Rohman, Ketua Umum DKM Masjid Raya Al-Jabbar KH Tata Sukayat, ormas kemasyarakatan Islam, ratusan pengurus komisi, lembaga, dan badan MUI Jawa Barat hingga ribuan Jamaah. Dalam sambutannya, Ketua Umum (Ketum) MUI Jawa Barat KH Aang Abdullah Zein mengatakan bahwa MUI Jawa Barat memiliki jargon Khidmah Ulama untuk Jawa Barat istimewa. Ia menyebutkan bahwa makna daripada khidmah yakni sayyidul ummah khatimuhum, rajanya umat adalah pelayannya. "Kita berkumpul bersama di sini untuk membulatkan tekad. Bersama-sama kita bangun Majelis Ulama Indonesia Jawa Barat. Ini kita berkumpul bagaikan bahtera Nabi Nuh Alaih Salam dari berbagai kalangan dari NU, Muhammadiyah, Persis, PUI, Mathlaul Anwar, SI, Al-Washliyah, dari pondok pesantren, universitas, dari akademisi, para profesor begitu berjajar," ungkapnya. KH Aang Abdullah Zein menegaskan bahwa kalau sekiranya satu orang daripada pengurus memikul sudut Jawa Barat ini, maka dengan kemuliaan pengurus tersebut Jawa Barat akan terangkat kembali menjadi Jawa Barat yang istimewa. Sementara itu, Ketua Umum DKM Masjid Raya Al-Jabbar KH Tata Sukayat menyebutkan bahwa pihaknya mengaku bangga bisa menjadi tuan rumah di pelantikan pengurus komisi, lembaga, dan badan MUI Jawa Barat.  "Alhamdulillah yang kami nanti-nantikan begitu lama bukan hanya dimakmurkan Masjid Raya Al-Jabbar ini oleh komunitas-komunitas tertentu yang sangat mencintai pada berbagai kajian keislaman. Dengan bangga dan mengucapkan terima kasih Pak Ajengan Aang membawa pasukan Majelis Ulama Indonesia bukan hanya pengurusnya tetapi dengan sebagian kecil jemaahnya saja sudah banyak., apalagi kalau MUI ini sudah menggerakkan kuantitas umat yang lebih banyak lagi," katanya. H Tata juga mengucapkan selamat atas dilantiknya para pengurus komisi, lembaga dan badan MUI Jawa Barat yang dilanjutkan dengan menggelar Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda). Ia berharap, dengan niat yang baik, hadir orang-orang baik di tempat yang baik akan menghasilkan rumusan-rumusan kerja yang akan dilaksanakan dengan baik. Sebagai informasi, pasca dilantik, seluruh pengurus MUI Jawa Barat menggelar Masa Orientasi Organisasi serta Mukerda yang bertempat di Aula utama Masjid Raya Al-Jabbar. (nuonline/M. Rizqy Fauzi - Infokom MUI Jabar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *