Cover Banner (1640 × 624 piksel)



"Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pengajaran yang baik, dan berdebatlah dengan mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang lebih mengetahui siapa yang sesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui siapa yang mendapat petunjuk." (QS. an-Nahl :125)
GANNAS ANNAR MUI Jabar Sambangi Ponpes Sukamiskin, Wujudkan Visi Pesantren Siaga Narkoba

BANDUNG, MUI JABAR – Gerakan Nasional Anti Narkoba (GANNAS ANNAR) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Barat terus melakukan manuver strategis guna mengukuhkan benteng pertahanan umat dari bahaya laten narkotika.

Melalui kolaborasi lintas divisi, yakni Divisi Pesantren Siaga Narkoba dan Divisi Mesjid Siaga Narkoba, tim GANNAS ANNAR melakukan kunjungan silaturahmi ke salah satu pondok pesantren tertua dan paling bersejarah di Jawa Barat, yakni Pondok Pesantren Sukamiskin, Kota Bandung.

Kunjungan ini mengemban amanat Surat Tugas resmi bernomor B-260/DP-P.XII/VI/2026. Delegasi yang diterjunkan terdiri dari empat pengurus inti, yaitu Ust. Indra Muchtar, Ust. Hasan Basri, Ust. Sholeh Abdul Hamid, dan Ust. Hendi Tri Sucipto, S.Pd.

Kehadiran para pengurus ini bertujuan untuk melaksanakan sosialisasi dan edukasi dalam kerangka Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Langkah proaktif ini merupakan manifestasi nyata dari program unggulan lembaga yang bertajuk "GANNAS ANNAR Goes to Pesantren menuju Jawa Barat Istimewa Tanpa Narkoba".

Disambut Langsung oleh Pimpinan Pesantren

Kedatangan rombongan delegasi di pesantren yang berlokasi di Jl. Jenderal Ahmad Yani No. 55, Kecamatan Arcamanik ini mendapat sambutan yang sangat hangat. Rombongan diterima secara langsung oleh Pimpinan Pondok Pesantren Sukamiskin, KH. Abdul Aziz Haidar.

Dalam pertemuan yang berlangsung khidmat tersebut, KH. Abdul Aziz Haidar menyatakan apresiasi dan dukungan penuhnya terhadap program mulia yang digagas oleh GANNAS ANNAR MUI Jawa Barat. Secara garis besar, beliau sangat sepakat bahwa pesantren sebagai kawah candradimuka pendidikan akhlak umat, harus senantiasa menjadi garda terdepan dalam melindungi generasi muda.

Beliau menyatakan komitmen dan kesiapannya untuk berkolaborasi mewujudkan gagasan "Pondok Pesantren Siaga Narkoba" di lingkungan lembaga pendidikan yang dipimpinnya.

Menjadi Role Model Pesantren di Jawa Barat

Dukungan dari KH. Abdul Aziz Haidar dinilai sangat strategis dan memberikan energi positif bagi perjuangan GANNAS ANNAR. Sebagai institusi pendidikan Islam yang memiliki akar sejarah yang sangat panjang dan ikatan historis yang kuat dengan perjuangan masyarakat Jawa Barat, Pondok Pesantren Sukamiskin memiliki pengaruh yang amat besar.

Kesediaan Ponpes Sukamiskin untuk menjadi pionir "Pondok Pesantren Siaga Narkoba" diharapkan mampu memantik semangat dan menjadi role model (percontohan) bagi ribuan pondok pesantren lainnya di seluruh pelosok Jawa Barat.

Program GANNAS ANNAR Goes to Pesantren ini tidak hanya berfokus pada penyuluhan satu arah, tetapi juga menitikberatkan pada pembentukan ketahanan komunal secara mandiri di dalam lingkungan pesantren dan masjid. Melalui momentum silaturahmi ini, GANNAS ANNAR MUI Jawa Barat optimistis bahwa visi besar untuk menciptakan generasi muda Islami yang sehat, berakhlakul karimah, serta mewujudkan Jawa Barat yang istimewa tanpa narkoba, dapat segera tercapai. E. Wifky Afandi (Infokom MUI Prov. Jabar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *