Cover Banner (1640 × 624 piksel)



"Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pengajaran yang baik, dan berdebatlah dengan mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang lebih mengetahui siapa yang sesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui siapa yang mendapat petunjuk." (QS. an-Nahl :125)
Kejar Target Wajib Halal Oktober, Ketum MUI Jabar Siapkan Strategi Jemput Bola hingga Tingkat Kewedanaan

BANDUNG, MUI JABAR – Ketua Umum MUI Provinsi Jawa Barat, KH. Aang Abdullah Zein., M. Pd.I., memberikan arahan strategis dalam acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) LPPOM MUI Jawa Barat periode 2025-2030 di Kantor MUI Provinsi Jawa Barat, 12 Juni 2026 M / 26 Dzulhijjah 1447 H.

Mengawali arahannya yang disampaikan usai sesi Khutbah Iftitah oleh Prof. Dr. Rachmat Syafe’i, Lc., MA., KH. Aang Abdullah Zein menyoroti dinamika keumatan dan regulasi halal yang terus berkembang. Ia menegaskan bahwa seluruh elemen MUI Jawa Barat kini harus tertuju pada satu misi utama: percepatan target Wajib Halal Oktober (WHO).

Guna merealisasikan target besar tersebut, Kiai Aang memaparkan strategi agresif dan inklusif yang akan segera dieksekusi.

"Kita tidak bisa hanya menunggu. Dalam waktu dekat, kita akan mendatangkan perwakilan dari 27 MUI Kabupaten/Kota se-Jawa Barat, termasuk seluruh Komisi Fatwa di tiap daerah tersebut untuk menyamakan frekuensi dan mempercepat proses," tegas KH. Aang Abdullah Zein.

Tidak hanya di tingkat kabupaten/kota, Kiai Aang juga merencanakan pembentukan jaringan pemasaran (marketing layanan halal) yang merambah hingga tingkat kewedanaan. Langkah ini diambil agar seluruh proses sertifikasi halal bagi para pelaku usaha dapat berlangsung secara serba cepat, masif, dan tepat sasaran.

"Dengan adanya marketing di tiap kewedanaan, kita menjemput bola. Kita pastikan semua serba cepat, memangkas birokrasi, namun tetap berpegang teguh pada prinsip syariat. Ini adalah bentuk khidmah nyata kita untuk umat," pungkasnya menutup arahan, yang kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama seluruh jajaran.

Penulis : E. Wifky Afandi (Infokom MUI Jabar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *